Kota Tujuan Pengiriman dan pembudidayaan bibit semut jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Di Bawah Ini Adalah Kota Tujuan Pengiriman dan Pembudidayaan Bibit Semut Jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Kota Tujuan Pengiriman dan pembudidayaan bibit semut jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Sebagai Distributor dan Supplier kami melayani pengiriman bibit semut jepang untuk beberapa kota kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
1. Pengiriman Bibit Semut Jepang di Kabupaten Bantul
2. Pengiriman Bibit Semut Jepang di Kabupaten Gunung Kidul
3. Pengiriman Bibit Semut Jepang di Kabupaten Kulon Progo
4. Pengiriman Bibit Semut Jepang di Kabupaten Sleman
5. Pengiriman Bibit Semut Jepang di Kota Yogyakarta

Kota Tujuan Pengiriman dan pembudidayaan bibit semut jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Gambaran Umum tentang Kota Yogyakarta Kota Tujuan Pengiriman dan pembudidayaan bibit semut jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

 

Kota Tujuan Pengiriman dan pembudidayaan bibit semut jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Kota Tujuan Pengiriman dan pembudidayaan bibit semut jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

           Kota Yogyakarta adalah salah satu kota besar di Pulau Jawa yang merupakan ibukota dan pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sekaligus tempat pendudukan bagi Sultan Yogyakarta dan Adipati Pakualam.

              Salah satu kecamatan di Yogyakarta, yaitu Kotagede pernah menjadi pusat Kesultanan Mataram antara 1575-1640. Keraton (Istana) yang masih berfungsi dalam arti yang sesungguhnya adalah Karaton Ngayogyakarta dan Puro Pakualaman, yang merupakan pecahan dari Mataram.
Nama Yogyakarta terambil dari dua kata, yaitu Ayogya atau '''Ayodhya''' yang berarti "kedamaian" (atau tanpa perang, a "tidak", yogya merujuk pada yodya atau yudha, yang berarti "perang"), dan Karta yang berarti "baik". Ayodhya merupakan kota yang bersejarah di India dimana wiracarita Ramayana terjadi. Tapak keraton Yogyakarta sendiri menurut babad (misalnya Babad Giyanti) dan leluri (riwayat oral) telah berupa sebuah dalem yang bernama Dalem Gerjiwati; lalu dinamakan ulang oleh Sunan Pakubuwana II sebagai Dalem Ayogya. Kota Tujuan Pengiriman dan pembudidayaan bibit semut jepang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

             Kota Yogyakarta terletak di lembah tiga sungai, yaitu Sungai Winongo, Sungai Code (yang membelah kota dan kebudayaan menjadi dua), dan Sungai Gajahwong. Kota ini terletak pada jarak 600 KM dari Jakarta, 116 KM dari Semarang, dan 65 KM dari Surakarta, pada jalur persimpangan Bandung - Semarang - Surabaya - Pacitan. Kota ini memiliki ketinggian sekitar 112 m dpl.

Meski terletak di lembah, kota ini jarang mengalami banjir karena sistem drainase yang tertata rapi yang dibangun oleh pemerintah kolonial, ditambah dengan giatnya penambahan saluran air yang dikerjakan oleh Pemkot Yogyakarta.

(Sumber)